Kamis, 29 Desember 2016

RPP KTSP Bahasa Indonesia kelas III SD Semester I

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 8x  35 menit
Tema                            : Kebersihan
Pertemuan Ke               : 1, 2, 3, 4

Standar kompetensi       :
1.       Memahami tentang petunjuk dan cerita anak yang dilisankan
2.       Mengungkapkan pikiran perasaan, pengalaman dan petunjuk dengan bercerita dan memberi tanggapan/saran
3.       Memahami teks dengan membaca nyaring , membaca intensif dan membaca dongeng
4.       Mengungkapkan pikiran, , perasaan dan informasi dalambentuk pragaraf dan puisi
Kompetensi dasar          :
      1.1. Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan
      2.1. Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtun dan mudah dipahami   
      3.1. Membaca nyaring teks ( 20-25 ) dengan lafal dan intonasi yang tepat
      4.1. menyusun pragraf berdasarkan bahan yang tersedia berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan                                         
Indikator                       :
-          Melakukan sesuatu bedasarkan penjelasan yang dijelaskan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtun dan mudah dipahami
-          membaca nyaring teks (20-25 ) dengan lafal dan intonasi yang tepat
-          menyusun pragaraf berdasarkan bahan yang tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan.

A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Melakukan sesuatu bedasarkan penjelasan yang dijelaskan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtun dan mudah dipahami
-          membaca nyaring teks (20-25 ) dengan lafal dan intonasi yang tepat
-          menyusun pragaraf berdasarkan bahan yang tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan. Dengan  karakter siswa yang diharapkan adalah mandiri, kreatif dan kerhja keras

B.  Materi pemebelajaran
a.       Melakukan sesuatu pembelajaran berdasarkan penjelasan
b.       Menceritakan pengalaman
c.       Membaca nyaring teks
d.       Menyusun pragraf

C.  Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, reading aloud dan penugasan

D.     Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan pertama
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.    Berdoa dan Mengucap salam
2.     Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.    Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.    Guru memberikan penjelasan tentang  deskripsi dari cara mencuci piring dan merapikan tempat tidur
2.    Siswa  diminta mendeskripsikan sesuatu berdasarkan penjelasan
3.    Siswa diminta aktif dala KBM

·         Elaborasi
1.    Siswa diminta untuk melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2.    Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
3.    Siswa secara individu melakukan kegiatan berdasarkan penjelasan
·         Konfirmasi
1.    Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.    Pembahasan kegiatan dari penjelasan
3.    Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Menyepakati tugas rumah (PR) LKS halaman 4
3.     Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 2
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Berdoa dan Mengucap salam
2.  Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.  Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.  Membahas PR
5. Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Semua siswa mendengarkan penjelasan guru tentang  pengalaman
2.       Siswa berpartisifasi aktif dalam kegiatan pembelajaran
·   Elaborasi
1.       Siswa diminta untukmenuliskan pengalaman dan  menceritakan pengalaman secara lisan oleh masing –masing siswa
2.    Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.        Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.        Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 3
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
5.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.       Guru- menjelaskan tentang membaca nyaring teks ( 20- 25 ) kalimat
2.       Guru memberikan contoh membaca yaring teks (20-25 ) kalimat
3.       Siswa aktif dalam KBM
·         Elaborasi
1.       Guru menunjuk beberapa siswa maju ke depan untuk membaca nyarig sebuah teks
2.       Guru membingbing dan membenahi cara membaca siswa
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2.       Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran
3.       Memotifasi siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2. pemberian PR LKS halaman 6
3. Guru dan siswa berdoa dn mengucap salam
10     enit
*Pertemuan ke-4
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.   Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.   Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.   Pembahasan PR
5.   Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·   Eksplorasi
1. Guru memberikan penjelasan tentang menyusun paragraf
2. Guru memberikan contoh cara menyusun paragraf berdasarkan pikiran pokok sebuah paragraph
3.    Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
         1.   Siswa diminta untuk menyusun sebah paragraf berdasarkan pikiran pokok sebuah paragraf
         2.   Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
3      Siswa secara individu mengerjakan tugas individu
·         Konfirmasi
1.    Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.    Pembahasan tugas
3.    Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
4.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
5.       Menyepakati tugas rumah (PR) LKS uji kompetensi hal 9- 14
6.     Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

E.   Alat/bahan dan sumber belajar
1.      Alat/bahan         :   Pena, buku
2.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
B.  Penlaian
1.      Jenis/teknik tes       : Tugas  individu
2.      Betuk instrument     : Lisan dan tulisan
3.       Istrumen
a.       Perhatikan kalimat-kalimat berikut
(i)                      Ambilah serbet besih
(ii)                     Biarkan sampai kering
(iii)                   Gosok-sosokan serbet ke ataa noda hangus
(iv)                   Larutkan garam dengan air
(v)                    Celupkan serbet kedalam larutan garam
Urutan langkah membersihkan noda hangus adalah………. (.( iv, ( i), (v), (iii), (ii) )
b.          Tuangkan semua bahan dalam panci . Aduk hingga rata. Bagilah adonan menjadi dua adonan dan warnailah dengan warna yang berbeda. Tuangkan adonan yang satu dalam Loyang kemudan lapisi adonan yang lain.
Penjelasn di atas merupakan petunjuk membuat…… ( makanan/kue )
c.          Perhatikan kalimat-kalimat berikut :
(i)                  Oleh karena itu, Ratih selalu mendapat juara
(ii)                Ratih patuh kepada orangtua dan guru
(iii)               Ratih juga selalu ratin ibadah dan belajar
(iv)              Ratih tidak pernah lupa mengerjakan PR
Kalimat-kalimat diatas disusun menjadi paragraph yang benar adalah…….. ( (ii)), (iv), (iii). (i)
d.          Setiap orang memiliki pengalaman. Pengalaman itu tidak sama . etiap orang ingin segera menyampaikan pengalaman-pengalamanya kepada orang lain, bak secr lisan maupun tertulis . ide pokok paragraph di atas terdapat pada kalimat……. ( pertama )
e.          Cerita tentang hal yang kita lamai disebut….. ( pengalaman )


Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..











Mengetahui
Kepala Sekolah                                                          Guru kelas/ mapel






(Lensowati S,S.Th)                                                  ( Hanna Aritonang )

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 8x  35 menit
Tema                            : Penjelasan
Pertemuan Ke               : 5,6,7,8

Standar kompetensi       :
1.    Memahami penjelasan tentang petunjukdan cerita anak yang dilisankan
2.    Mengungkapkan perasaan, pikiran, pengalaman, dan petunjuk dengan bercerita dan dan member tanggapan/saran
3.    Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif dan membaca dongeng
4.    Mengungkapkan pikiran, perasaan dan informasi dalam bentuk paragraph dan puisi
Kompetensi dasar          :
      1.1. Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan
      2.2. Mejelaskan urutan membuat atau melakukan sesuatu dengan kalimat yang runtun dan mudah dipahami  
      3.2. Membaca isi teks ( 100-150 kata) melalui  membaca intensif
      4.2. Melengkapi puisi anak berdasarkan gambar                                        
Indikator                       :
-          Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat  yang runtun dan mudah dipaham
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan
-          Menjelaskan isi teks  ( 100-150 kata ) melalui membaca intensif

A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat  yang runtun dan mudah dipaham
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan
-          Menjelaskan isi teks  ( 100-150 kata ) melalui membaca intensif
Dengan  karakter siswa yang diharapkan adalah mandiri, kreatif dan kerhja keras


B.     Materi pemebelajaran
1.       Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2.       Menjelaskan urutan melalui sesuatu
3.       Menjelaskan isi teks
4.       Melengkapi puisi anak

C.     Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, diskusi kelompok dan penugasan

D. Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan ke-5
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Membahas PR
5.       Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1. Guru memberikan penjelasan tentang  deskripsi dalam melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2. Siswa  diminta mendeskripsikan sesuatu berdasarkan penjelasan
3. Siswa diminta aktif dala KBM

·         Elaborasi
1.Siswa diminta untuk melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2. Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami    kesulitan
3.Siswa secara individu melakukan kegiatan berdasarkan penjelasan
·         Konfirmasi
1.    Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.    Pembahasan kegiatan dari penjelasan
3.    Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.   Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 6
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Menyampaikan tujuan pebelajaran
5.       Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Semua siswa mendengarkan penjelasan guru tentang  penjelasan yang berkaitan dengan urutan dalam melakukan sesuatu
2.       Siswa berpartisifasi aktif dalam kegiatan pembelajaran

·   Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk maju ke depan dan menjelaskan sesuatu dengan urutan yang tepat
2.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Meyepakati PR  LKS halaman 14
4.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 7
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Membahas PR
5.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
6.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.    Guru menjelaskan tentang isi sebuah teks dan langkah langkah dalam membaca teks agar bisa mengetahui isi dari teks tersebut
2.    Siswa aktif dalam KBM
·         Elaborasi
                  1.      Siswa membaca teks yang telah disediakan  dan  menemukan isi dalam teks serta menjelaskan apa yang ada dalam teks
               2.      Guru membingbing dan mengawasi siswa yang mengalami kesulitan
·         Konfirmasi
1.    Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2.    Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran
3.    Memotifasi siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1 Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2. pemberian PR LKS halaman 15
3. Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
11     enit
*Pertemuan ke-8
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.   Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
6.   Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
7.   Pembahasan PR
8.   Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·   Eksplorasi
1.  Guru memberikan penjelasan tentang puisi dan bagaimana melengkapi puisi anak
2.    Guru memberikan contoh cara meengkapi puisi anak
3.    Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.Siswa diminta melengkapi puisi anak yang anak pada buku
2. Siswa membuat puisi anak berdasarkan gambar yang ada
3. Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
4. Siswa secara individu mengerjakan tugas individu
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Setiap siswa membacakan puisi yang sudah ditulus di depan kelas
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Menyepakati tugas rumah (PR) LKS uji kompetensi hal 17-19
3.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

F.   Alat/bahan dan sumber belajar
1.      Alat/bahan         :   Pena, buku, gambar
2.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
C.  Penlaian
1.      Jenis/teknik tes : Tugas  individu
2.      Betuk instrument           : Lisan dan tulisan
3.      Istrumen
1.       Karangan yang menuturkan perbuatan , pengalaman, dan kejadian atau perbuatan di sebut……. ( cerita )
2.       Membuat puisi harus menggunakan…………(pilihan kata yan tepat )
3.       Sudah beberapa hari buaya terjepit sebuah pohon tumbang di tepi sungai. Perut buaya masih buncit. Sebelum terjepit ia menekam seekor anak kambing, dua ekor kelinci dan anak kera. Watak buaya pada certa di atas adala….. ( rakus )
4.       Menjelaskan urutan melakukan sesuatu harus menggunakan kalimt yang ……. ( runtun dan muda dipahami )
5.       Oh Tuhan tulnglah dia
Jadikan dia manusia
Berguna bagi nusa da bangsa
 Isi penggalan puisi di atas adala …… (Mendoakan )



Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..













Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                               Guru kelas/ mapel






(Lensowati S,S.Th)                                                                          ( Hanna Aritonang )







Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 8 x  35 menit
Tema                            : kegiatanku
Pertemuan Ke               : 9, 10, 11. 12

Standar kompetensi       :
1.       Memahami tentang petunjuk  dan cerita anak yang dilisankan
2.       Mengngkapkan persaan, pikiran, pengalaman, dan petunujk dengan bercerita  da memberikan tanggapan/ saran
3.       Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif  dan membaca dongeng
4.       Mengungapkan perasaan, pikiran, pengalaman dan informasi dalam bentuk paragraph dan puis
Kompetensi dasar          :
      1.1. Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan yang disampaikan secara lisan
      2.3. Memberikan tanggapan dan saran  sederhana terhadap sebuah masalah dengan menggunakan kalimat ang runtn dan pilihan kata yang tepat  
      3.3. Menceritakan isi dongeng yang dibaca
      4.1. Menyusun paragraph berdasarkan  bahan ynag tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan.                                     
Indikator                       :
-          Melakukan sesuatu dberdasarkan penjelasan yang dijelaskan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata yang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca
-          Menyusun paragraph berdasarkan bahan yang tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan.
-           
A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Melakukan sesuatu dberdasarkan penjelasan yang dijelaskan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata yang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca
-          Menyusun paragraph berdasarkan bahan yang tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan.
Dengan  karakter siswa yang diharapkan adalah mandiri, kreatif dan kerhja keras

B.     Materi pemebelajaran
a.       Melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
b.       Memberikan tanggapan dan saran
c.       Menceritakan isi dongeng
d.       Menyusun paragraf

D.     Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, diskusi kelompok dan penugasan

D. Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan ke-9
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Membahas PR
5.       Bertanya jawab mengenai pelajaran sebelumnya
6.       Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1. Guru memberikan penjelasan tentang  deskripsi dalam melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2. Siswa  diminta mendeskripsikan sesuatu berdasarkan penjelasan
3. Siswa diminta aktif dala KBM

·         Elaborasi
1.Siswa diminta untuk melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2. Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami    kesulitan
3.Siswa secara individu melakukan kegiatan berdasarkan penjelasan
·         Konfirmasi
5.    Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
6.    Pembahasan kegiatan dari penjelasan
7.    Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
8.   Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 10
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.      Berdoa dan Mengucap salam
2.     Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3. Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.     Menyampaikan tujuan pebelajaran
5.     Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Semua siswa mendengarkan penjelasan tentang cara memberikan tanggapan dan saran erhadap suatu masalah
2.       Siswa aktif dalam KBM
·   Elaborasi
1.       Siswa di minta untuk memberikan tanggapan dan saran tentang suatu masalah dengan mengamati gambar yang ada
2.       Siswa mengerjakan latihan buku erlangga halaman 15
3.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Pembahasan tugas latihan
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Meyepakati PR LKS halaman 22
4.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 11
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Membahas PR
5.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
6.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.       Guru menjelaskan tentang cerita anak dan tokoh-tokoh dan isi dongeng serta tanda baca yang terdapat dalam dongeng tersebut
2.       Guru membacakan contoh dongeng secara lisan dan siswa mendengarkan isi dongeng tersebut
3.       Siswa aktif dalam KBM
·         Elaborasi
1.  Siswa membaca dan mendengarkan cerita anak dan dongeng “ Abu Nawas Mengguncang Dunia
2.  Siswa menggapi tokoh-tokoh cerita dan isi dongeng dengan memperhatikan penggunaan tada baca
3.  Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2.       Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran
3.       Memotifasi siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuma
2.       Menyepakati  tugas portofolia buku paketerlangga halaman 22
3.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
12     enit
*Pertemuan ke-12
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.   Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.    Pembahasan PR
5.    Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·   Eksplorasi
1.  Guru memberikan penjelasan tentang cara menyusun paragraf
2.    Guru memberikan contoh cara menyusun paragraf
3.    Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk menyusun paragraph dari kalimat-kalimat yang telh tersedia
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
3.        Siswa secara individu mengerjakan tugas individu
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Setiap siswa membacakan paragraph yang telah di susun di depan kelas
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

G.  Alat/bahan dan sumber belajar
3.      Alat/bahan         :   Pena, buku, gambar
4.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
D.  Penlaian
4.      Jenis/teknik tes : Tugas  individu
5.      Betuk instrument           : Lisan dan tulisan
6.      Istrumen
a.       Kamu mempunyai teman yang suka membuang sampah sembarangan. Bagaimana kah aggapanmu? ( menasehati arena dapat menyebabkan banjir )
b.       Waffa sedang sakit. Kalimat Tanya yang tepat adalah…. ( bagaimana keadaan waffa )
c.       Dongeng yan dihubungkan dengan kepercayaan adalah…… ( mite )
d.       Perhatikan kalimat-kalimat berikut
2.       Mulai menyulam
3.       Sediakan jarum, benag sulam,  gunting  dan spasing
4.       Membuat gambar pada kain
5.       Menjahit tepi kain
Urutan cara membuat sulaman adalah……..( 3, 4, 5 , 1 )
e.       Koko membuang sampah sembarangan .
Pendapat dan saran untuk masalah di atas adalah…………. ( sebaiknya koko dilatih untuk belajar menjaga kebersihan lingkungan.


Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..









Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                  Guru kelas/ mapel






(Lensowati S,S.Th)                                                              ( Hanna Aritonang )


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 8 x  35 menit
Tema                            : Pengalaman
Pertemuan Ke               : 13,14,15,16

Standar kompetensi       :
1.    Memahami penjelasan tentang petunjuk  dan cerita anak yang dilisankan
2.    Mengngkapkan pearsaan, pikiran, pengalaman, dan petunujuk dengan bercerita  da memberikan tanggapan/ saran
3.    Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif  dan membaca dongeng
4.    Mengungapkan perasaan, pikiran, pengalaman dan informasi dalam bentuk paragrap dan puisi
Kompetensi dasar          :
      1.2. Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang disampaikan secara lisan
      2.1. Menceritakan pengalaman  yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtundan mudah dipahami
      3.1 membaca nyaring teks (20-25 alimat ) dengan lafal dan intonasi yag tepat
      4.1. Menyusun paragraph berdasarkan  bahan yang tersedia dengan memperhatikan penggunaan ejaan.                                     
Indikator                       :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtun dan mudah dipahami
-          Membaca nyaring teks ( 20 -25 kalmat ) dengan lafal dan intonasi yang tepat
-          Melengkapi puisi bedasarkan gambar
A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Menceritakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtun dan mudah dipahami
-          Membaca nyaring teks ( 20 -25 kalmat ) dengan lafal dan intonasi yang tepat
-          Melengkapi puisi bedasarkan gambar

C.     Materi pemebelajaran
1.       Mengomentari tokoh cerita anak
2.       Menceritakan pengalaman yang menyenangkan
3.       Membaca nyaring tesk
4.       Melengkapi puisi anak

E.      Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, diskusi kelompok dan penugasan

D. Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan ke-13
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Berdoa dan Mengucap salam
2. Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3. Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4. Membahas PR
5. Bertanya jawab mengenai pelajaran sebelumnya
6. Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.       Guru memberikan penjelasan tentang  tokoh-tokoh dalam cerita anak
2.       Guru memberikan contoh mengomentari tokoh cerita anak
3.       Siswa diminta aktif dala KBM
·         Elaborasi
1.       siswa dimintamengomentari tokoh dalam cerita anak
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami    kesulitan
3.       Siswa secara individu melakukan kegiatan mengomentari tokoh dalam cerita anak
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Pembahasan lembar tugas
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2. Menyepakati PR LKS halaman 36
3. Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 14
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.    Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.    Pembahasan PR
4.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
5.    Menyampaikan tujuan pebelajaran
6.    Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Semua siswa mendengarkan contoh membaca nyaring
2.       Siswa aktif dalam KBM
·   Elaborasi
1.       Siswa di minta untuk menbacakan sebuah teks dengan membaca nyaring
2.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Meyepakati PR LKS halaman 22
4.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 15
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
5.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.       Guru menjelaskan tentang puisi dan cara melengkapi puisi anak berdasarkan gambar
2.       Guru memberikan contoh cara melengkapi uisi anak berdasarkan gambar yang ada
3.       Siswa aktif dalam KBM
·         Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk melengkapi puisi berdasarkan gambar
2.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·         Konfirmasi
1.Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2. Setiap siswa membacakan puisi yang sudah mereka lengkapi
3. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran
4.       Memotifasi siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuma
4.       Menyepakati  tugas LKS halaman 39- 42
5.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
13     enit
*Pertemuan ke-16
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.    Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.    Pembahasan PR
5.    Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·   Eksplorasi
1.  Guru membacakan contoh pengalaman yang mengesakan
2.  Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk menuliskan pengalaman berdasarkan pengalaman yang pernah dialami
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
·         Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Setiap siswa membacakan pengalaman yang ditulis di depan kelas
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

H.  Alat/bahan dan sumber belajar
5.      Alat/bahan         :   Pena, buku, gambar
6.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
E.   Penlaian
a.       Jenis/teknik tes : Tugas  individu
b.      Betuk instrument           : Lisan dan tulisan
c.       Istrumen
1.       Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, rima,  serta penyusunan larik dan bait adalah………… ( puisi )
2.       Aku bahagia
Aku mendapat juara
Karena aku selalu belajar
Menulis dan ….
Lanjutan puisi di atas adalah…… ( membaca )
3.       Pengalaman adalah ssuatu yang …….. ( pernah di alami )
4.       Cerita adalah ….( karangan yang menggambarkan sesuatu kejadian baik nyata atau rekayasa )
5.       Legenda adalah cerita rakyat yang berisi…… ( kepercayaan )

Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..











Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                   Guru kelas/ mapel






(Lensowati S,S.Th)                                                              ( Hanna Aritonang )












Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 8 x  35 menit
Tema                            :  Keterampilan 
Pertemuan Ke               : 17,18, 19, 20

Standar kompetensi       :
1.       Memahami penjelasan tentang petunjuk  dan cerita anak yang dilisankan
2.       Mengngkapkan pearsaan, pikiran, pengalaman, dan petunujuk dengan bercerita  da memberikan tanggapan/ saran
3.       Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif  dan membaca dongeng
4.       Mengungapkan perasaan, pikiran, pengalaman dan informasi dalam bentuk paragrap dan puisi
Kompetensi dasar          :
      1.2. Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang disampaikan secara lisan
      2.3. Memberikan tanggapan dan sran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata yang baik
      3.3. Menceritakan isi dongeng yang dibaca
      4.2. Melengkapi puisi anak berdasarkan gambar                                  
Indikator                       :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata ang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca

A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata ang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca
B. Materi pemebelajaran
1.       Melakukan sesuatu bedasarkan penjelasan
2.       Menjelaskan urutan melakukan sesuatu
3.       Mejelaskan isi teks
4.       Menyusun paragraf

C.  Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, diskusi kelompok dan penugasan

D. Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan ke-17
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Berdoa dan Mengucap salam
2. Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3. Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.Bertanya jawab mengenai pelajaran sebelumnya
5. Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.    Guru memberikan penjelasan dalam melakukan sesuatu
2.     Siswa diminta aktif dala KBM
·         Elaborasi
1.       siswa diminta melakukan sesuatu berdasarkan penjelasan
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami    kesulitan
3.       Siswa secara individu melakukan kegiatan mberdasarkan penjelasan
·         Konfirmasi
1.      Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.      Pembahasan lembar tugas
3.      Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.      Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1. Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2. Menyepakati PR LKS halaman 45
3. Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 18
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.  Berdoa dan Mengucap salam
2.  Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.  Pembahasan PR
4.  Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
5.  Menyampaikan tujuan pebelajaran
6.  Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Guru memberikan contoh menjelaskan urutan melakukan sesuatu dengan kalimatang runtun da muda dipahami
2.       Siswa dimunta aktif dalam KBM
·   Elaborasi
1.       Siswa di minta untu menuliskan cara melakukan sesuatu dengan kalimat yang runtun dan mudah dipahami
2.       Guru membingbingkan siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Siswa menjelaskan kembali cara melakukan sesuatu sesuai yang dituls siswa
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 19
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
5.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·      Eksplorasi
1.       Guru menjelaskan tentang membaca intensif  unruk memahami isi teks
2.       Guru menjelaskan cara membaca intensif agar dapat menjawab pertanyaan
3.       Siswa aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk membaca teks dengan membaca intensif
2.       Siswa mengerjakan tugas individu
3.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2.       Pembahasan tugas individu
3.       Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran

 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
14     enit
*Pertemuan ke-20
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.  Guru mejelaskan cara menyusun paragraf dari kalimat kalimat yang tersedia dengan memperhatikan pengunaan ejaan
2.  Guru memberikan contoh menyusun paragraph dengan memperhatina penggunaan ejaan
3.  Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk menyusun paragraph dari kalimat-kalimat yang tesedia dengan menggunakan ejaan yang baik dan benar
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Setiap siswa membacakan paragraph yang telah disusun siswa
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Meyepakati tugas LKS halaman 48-51
3.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

I.     Alat/bahan dan sumber belajar
7.      Alat/bahan         :   Pena, buku, gambar
8.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
F.   Penlaian
a.       Jenis/teknik tes : Tugas  individu
b.      Betuk instrument           : Lisan dan tulisan
c.       Istrumen
1.       Membaca dengan sungguh-sungguh disebut….. ( membaca Intensif )
2.       Penulisn huruf capital yang benar pada kalimat rudi pergi ke bandung adalah…… ( Rudi pergi ke Bandung )
3.       Paragraph dapat digunakan untuk membuat ….. ( karangan )
4.       Paragraph adalah…….. ( gabungan dari beberapa kalimat )


Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..









Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                   Guru kelas/ mapel






(Lensowati S,S.Th)                                                              ( Hanna Aritonang )

















Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP )
Tingkat Pendidikan        : SD
Mata Pelajaran              : Bahasa Indonesia
Kelas/semester             : III/1
Alokasi waktu               : 12 x  35 menit
Tema                            :  Keterampilan 
Pertemuan Ke               : 21, 22, 23, 24, 25, 26

Standar kompetensi       :
1.       Memahami penjelasan tentang petunjuk  dan cerita anak yang dilisankan
2.       Mengngkapkan pearsaan, pikiran, pengalaman, dan petunujuk dengan bercerita  da memberikan tanggapan/ saran
3.       Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif  dan membaca dongeng
4.       Mengungapkan perasaan, pikiran, pengalaman dan informasi dalam bentuk paragrap dan puisi
Kompetensi dasar          :
      1.2. Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang disampaikan secara lisan
      2.3. Memberikan tanggapan dan sran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata yang baik
      3.3. Menceritakan isi dongeng yang dibaca
      4.2. Melengkapi puisi anak berdasarkan gambar                                 
Indikator                       :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata ang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca
-          Melengkapi puisi anak berdasakan gambar

A.Tujuan Pembelajaran
Setelah pemebelajaran selesai siswa dihahapkan mampu :
-          Mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang dismpaikan secara lisan
-          Memberikan tanggapan dan saran sederhana terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata ang tepat
-          Menceritakan isi dongeng yang dibaca
-          Melengkapi puisi anak berdasarkan gambar

B. Materi pemebelajaran
1. Mengomentari tokoh cerita anak
2. Memberikan tanggapan dan saran
3. Menceritakan isi dongeng
4. Kebahasaan
C. Metode Pembelajaran
Discovery, Tanya jawab, diskusi kelompok dan penugasan

D. Langkah-langkah pembelajaran
*Pertemuan ke-21
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1. Berdoa dan Mengucap salam
2. Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3. Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4. Pembahasan PR
5. Bertanya jawab mengenai pelajaran sebelumnya
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
1.       Guru membacakan salah satu cerita anak
2.       Siswa mencatat dan mengamati setiap tokoh yang aada pada cerita anak yang dibacakan oleh guru
3.       Siswa diminta aktif dala KBM
·         Elaborasi
1.       Siswa diminta unruk mengomentari tokoh tokoh yang ada pada cerita anak yang dibacakan guru
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami    kesulitan
·         Konfirmasi
1.      Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.      Siswa membacakan sifat sifat tokoh yang didengarkan siswa
3.      Guru bersama siswa meluruskan kesalahan pemahaman
4.      Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1. Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2. Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit
*Pertemuan ke- 22
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Menyampaikan tujuan pebelajaran
5.       Bertanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Guru memberikan contoh memberikan tanggapan dan saran terhadap suatu masalah dengan kalia yang tepat dan runtun
2.       Siswa aktif dalam KBM
·   Elaborasi
1.       Siswa memberikan tanggapan dan saran terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtun dan pilihan kata yang tepat
2.       Siswa mengerjakan tugas individu
3.       Guru membingbingkan siswa yang mengalami kesulitan
·   Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Pembahsan lembar tugas individu
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3.       Guru bersama siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

*Pertemuan ke- 23
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengkuti pelajaran
3.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.       Bertanyajawab tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya
5.       Menyampaikan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·      Eksplorasi
1.       Guru menceritakan salah satu contoh dogeng secara lisan dan menyampikan pean yang terkandung dalam dongeng tersebut
2.       Siswa aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Setiap siswa membaca dongeng dengan seksama
2.       Setelah membaca siswa menjawab pertanyaan dan mencari pesan yang disampaikan dalam dongeng tersebut
3.       Guru membingbing siswa yang mengalami kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan kepada siswa utuk bertanya tentang materi yang belum  dipahami
2.       Pembahasan lembar tugas
3.       Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahpahaman , memberi penguatan dan menyimpulkan materi pelajaran

 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
15     enit
*Pertemuan ke-24
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.     Berdoa dan Mengucap salam
2.     Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.     Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.     Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1. Guru mejelaskan unsure-unsur yang terdapat dalam puisi anak
2. Guru membuat puisi berdasarkan gambar
3. Guru  memberikan contoh cara membacakan puisi anak
3. Siswa diminta aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk membuat puisi berdasarkan gambar dengan memperhatikan unsure-unsur dalam puisi anak
2.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Setiap siswa membacakan puisi yang telah dibuat berdasarkan gambar
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

Pertemuan ke 25
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.    Berdoa dan Mengucap salam
2.    Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.    Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
4.    Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       guru menjelaskan kalimat perintah, kalimat berita dan kalimat Tanya
2.       guru memberikan contoh kalimattanya, kalimat berita dan kalimat Tanya
3.       siswa aktif dala KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk membuat contoh kalimat Tanya, kalimat perintah dan kalimat Tanya
2.       Siswa mengerjakan tugas individu
3.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Pembahasan lembar tugas
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Menyepakati PR
3.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10 menit

Pertemuan ke 26
Kegiatan
Langkah-langkah
Alokasi Waktu
Pendahuluan
1.       Berdoa dan Mengucap salam
2.       Absensi, mengondisikan kelas dan melihat kesiapan anak untuk mengikuti pelajaran
3.       Pembahsan PR
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajar
5.       Menyampiakan tujuan pembelajaran
10 menit
Kegiatan inti
·   Eksplorasi
1.       Guru menjelaskan cara penggunaan kata depan ke, di dan dari
2.       Guru memberikan contoh penggunaan kata depan ke, did an dari pada  kalimat
3.       Siswa aktif dalam KBM
·      Elaborasi
1.       Siswa diminta untuk membuat contoh kalimat dengan menggunakan kata depan di, ked an dari
2.       Siswa mengerjakan uji kompetensi
3.       Guru mengawasi dan membingbing siswa yang mengalami  kesulitan
·      Konfirmasi
1.       Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami
2.       Pembahasan uji kompetensi
3.       Guru bersama siswa meluruskan kesalah pahaman
4.       Memotifasi siswa agar meningkatkan prestasi belajarnya
 50 Menit
Penutup
1.       Guru dan siswa membuat kesimpulan dan rangkuman
2.       Guru dan siswa berdoa dan mengucap salam
10     enit

F.      Alat/bahan dan sumber belajar
a.       Alat/bahan         :   Pena, buku, gambar
b.      Sumber belajar  : LKS, Buku paket erlangga
G.     Penlaian
a.       Jenis/teknik tes : Tugas  individu
b.      Betuk instrument           : Lisan dan tulisan
c.       Istrumen
1.      Kamu melihat temanmu membuang bungkus permen diselokan . Tanggapanmu adalah…………. ( tidak boleh menbuang sampah sembarangan )
2.      Dongeng merupakan ceria yang bersifat….. ( Rekaan )
3.      Jasa petani
Tubuhmu yang legam
Otot-otonya kokoh
Bermandikan keringat
Mengayun langkah ke sawah
Judul yang tepat untuk puisi di atas adalah………. (Petani )


Table penilaian kompetensi dasar (KD)
Tanda tangan
Tugas di sekolah
Tugas di rumah
Character building
guru
orangtua
Rata-rata  :……
Rata-rata :……
Rata-rata


Nilai akhir =    :……..







Mengetahui
Kepala Sekolah                                                                   Guru kelas/ mapel


 (..........................)                                                              ( ...............................................)










Senin, 26 Desember 2016

Permainan Anak

PERMAINAN ANAK




OLEH : ROSTINI BANJARNAHOR





PROGRAM  PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ( STKIP )
ALFAYED BATAM
2016














Kata Pengantar

Penulis mengucapkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkkatnya sehingga penulis bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Secara khusus kepada Bapak yang telah membagikan ilmunya sehingga makalah yang berjudul “ Permainan Anak“ bisa terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulis menyadari dalam penulisan makalah ini masih terdapat kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan makalah berikutnya.
Penulis berharap makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca, khususnya mahasiswa, calon guru yang akan bertugas mencerdaskan bangsa.


Batam,    Juli 2016


Penulis








Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I  PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang................................................................................................      3
1.2  Rumusan Masalah..........................................................................................       4
1.3  Tujuan  Penelitian..........................................................................................       4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dan Jenis Landasan Pendidikan...................................................        5
2.2  Judul Tari...................................................................................................            7
2.3  Tema Tri............................ .......................................................................            8
2.4  Simbol Tari................................................................................................            13
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan......................................................................................................       14
3.2 Saran...............................................................................................................        14
DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar belakang masalah
Pentingnya bermain bagi kepribadian telah diakui secara universal, karena merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, baik bagi anak maupun orang dewasa. Hal ini diperkuat oleh Smith, 1995 dalam Tedjasputra, 2003 bahwa melalui bermain, anak akan belajar mengenai banyak hal dan melalui bermain keterampilan anak-anak akan berkembang, yaitu dalam asfek fisik, motorik, kognitif, social serta emosinya. Ahli-ahli filsafat, seperti Plato dan Aristoteles, serta ahli-ahli pendidikan, seperti Comenius, Rousseau, Pestalozi dan Froebel menekankan pentingnya bermain sebagai kegiatan alamiah pada masa kanak-kanak dan sebagai alat untuk belajar. Mengapa demikian? Karena melalui bermain anak-anak dapat merangsang penginderaan mereka, belajar bagaimana menggunakan otot-otot tubuhnya, mengkoordinasikan penglihatan dengan gerakannya, meguasai tubuhnya dan memperoleh keterampilan baru.
Namun, dengan mempertimbangkan pengakuan universal dan pentingya bermain, tampaknya sungguh paradoksal bahwa masih ada yang sering mempertanyakan atau memerlukan pembenaran mengenai pentingnya bermain bagi seorang anak. Sementara anak tidak perlu membuktikan mengapa ia perlu bernafas atau makan, kebutuhannya akan bergerak dan bermain sering dipertanyakan oleh orang dewasa yang percaya bahwa belajar atau berkembang merupakan suatu transformasi yang tidak ada kaitannya dengan bermain. Kontroversi mengenai pentingnya bermain atau peranan khusus bermain dapat timbul disebabkan oleh cara-cara yang berbeda dalam mengartikannya. Apakah sebetulnya bermain itu?
   


B. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
  1. Pengertian bermain, manfaat bermain dan jenis-jenis bermain
  2. Bagaimana cara bermain dan belajar kreatif?
  3. Peran serta pendidik dalam permainan anak
  4. Bagaimana menyediakan fasilitas yang tepat untuk bermain

C. Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini selain untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Permainan anak

















BAB II
 PEMBAHASAN


A. Pengertian bermain, manfaat bermain dan jenis-jenis bermain
Beberapa ahli psikologi dan sosiologi mengemukakan pandangan mereka sebagai berikut :
  1. Anak mempunyai energi berlebih karena terbebas dari segala macam tekanan, baik tekanan ekonomi maupun sosial, sehingga ia mengungkapkan energinya dalam bermain (Schiller dan Spencer)
  2. Melalui kegiatan bermain, seorang anak menyiapkan diri untuk hidupnya kelak jika telah dewasa. Misalnya, dengan bermain peran secara tidak sadar ia menyiapkan diri untuk peran atau pekerjaannya di masa depan (Karl Gross)
  3. Melalui bermain, anak melewati tahap-tahap perkembangan yang sama dari perkembangan sejarah umat manusia (Teori Rekapitulasi ). Kegiatan-kegiatan seperti lari, melempar, memanjat dan melompat, merupakan bagian dari kehidupan sehari-haridari generasi ke generasi (Stanley Hall )
  4. Anak bermain (berekreasi) untuk membangun kembali energi yang telah hilang. Bermain merupakan medium untuk menyegarkan badan kembali (revitalisasi) setelah bekerja berjam-jam (Lazarus)
  5. Melalui kegiatan bermain, anak memuaskan keinginan-keinginannya yang terpendam atau tertekan. Dengan bermain anak seperti mencari kompensasi untuk apa yang tidak ia peroleh dalam kehidupan nyata, untuk keinginan-keinginan yang tidak mendapat pemuasan (Mazhab Psikoanalisis)
  6. Bermain juga memungkinkan anak melepaskan perasaan-perasaan dan emosi-emosinya, yang dalam realitas tidak dapat diungkapkannya.
  7. Kepribadian terus berkembang dan untuk pertumbuhan yang normal, perlu ada rangsangan (stimulus) dan bermain memberikan stimulus ini untuk pertumbuhan (Appleton)
Dari berbagai pandangan ini dapat disimpulkan bahwa pada umumnya para pakar sepakat bahwa bermain merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh baik fisik, intelektual, social, moral dan emosional.
Bermain sangat digemari oleh anak-anak pada masa prasekolah dan pada umumnya sebagian besar waktu mereka digunakan untuk bermain. Para ilmuwan telah melakukan berbagai penelitian dan diperoleh temuan bahwa bermain mempunyai manfaat besar bagi perkembangan anak, baik dalam fisik, motorik, kognitif, bahasa dan sosial serta emosional. Mainan atau bermain tertentu secara bersamaan memiliki berbagai manfaat, jadi tidak hanya mempunyai manfaat tunggal saja.
1.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Fisik
            Salah satu ciri dari anak usia pra sekolah adalah seneng bergerak, dan secara fisik ia aktif seklai untuk beraktivitas. Melalui bermain maka ia dapat menyalurkan energi tubuhnya yang sedang senang bergerak sehingga ia pun memperoleh kepuasan dan tidak merasa dirinya dikekang. Dengan bergerak naik-turun tangga, berlarian di sekitar ruangan, jumpalitan, melompat, meloncat, meniti, bermain perosotan, bermain ayunan dan seterusnya maka otot-otot tubuhnya pun menjadi kuat dan tubuhnya menjadi sehat.
            Ada manfaat ganda yang diperoleh anak dari kegiatan fisik semacam ini, ia akan merasa lebih percaya diri karena mampu melakukan berbagai gerakan dan memudahkannya untuk berbaur dengan sesama anak. Batas dirinya dengan orang lain akan hilang karena anak-anak ini melakukan kegiatan yang menyenangkan, ia lupa bahwa anak yang baru dijumpainya di lokasi bermain adalah orang asing. Mereka akan tertawa bersama sambil bermain dan pertemanan pun akan berlanjut. Guru pun dapat memanfaatkan situasi ini sebagai upaya dalam melakukan pendekatan terhadap anak, maka sangatlah bijaksana bila guru mampu memahami kebutuhan anak-anak ini untuk bergerak bebas, apalagi setelah berjam-jam mereka harus duduk mengerjakan tugas di dalam kelas.
2.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Motorik
            Sumbangan bermain terhadap perkembangan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus sudah sangat jelas. Bila kita perhatikan anak menjelang usia dua tahunan bermain dengan berlari-lari kecil maka selanjutnya di usia tiga tahunan anak tersebut sudah terampil berlari. Beda halnya dengan anak yang kurang diberi kesempatan untuk melakukan aktivitas ini, gerakan berlarinya nampak canggung sekalipun usianya sudah tiga tahun. Hal ini berlaku pula dalam aktivitas lain yang membutuhkan gerakan motorik kasar, sperti melompat, meloncat, meniti dan berjumpalitan. Bila anak-anak diberi kesempatan untuk melakukannya, maka mereka akan lincah bergerak.
            Dalam hal perkembangan motorik halus, anak-anak dapat dilatih keterampilannya melalui berbagai aktivitas yang menunjang. Beberapa kegiatan yang menunjang antara lain mencoret-coret di kertas, yang akan berkembang menjadi coretan benang kusut, kemudian menjadi garis lurus, lengkung dan seterusnya. Sekalipun kematangan motorik mempunyai peranan besar tetapi tanpa latihan yang dilakukan melalui bermain maka perkembangan motorik tidak berkembang dengan pesat.

3.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Kognitif
            Asfek kognitif berkaitan dengan daya ingat, daya tangkap, daya memahami suatu informasi, pengetahuan yang dikuasai seseorang, daya nalar, daya analisis, daya imajinasi, dan daya cipta atau kreativitas (Reber, 1995). Melalui bermain anak akan belajar berbagai pengetahuan dan konsep dasar. Pengetahuan akan konsep-konsep ini jauh lebih mudah diperoleh melalui kegiatan bermain, sebab rentang waktu dan perhatian anak masih terbatas. Cara terbaik untuk dan yang paling tepat untuk memperkenalkan berbagai pengetahuan dan konsep dasar adalah melalui bermain. Misalnya untuk memperkenalkan konsep warna dilakukan sambil bermain melempar bola ke keranjang biru dan seterusnya. Daya cipta misalnya dapat dikembangkan melalui bermain konstruktif. Anak diminta untuk menyusun sejumlah balok atau kepingan-kepingan plastik untuk membentuk sesuatu atau menggambar berdasarkan imajinasinya.
            Pengetahuan alam sekitar dapat diperkenalkan melalui tumbuh-tumbuhan, hewan, serangga yang hidup di lingkungan anak. Sambil bermain di kebun atau di lapangan, mereka dapat memetik pengetahuan mengenai lingkungannya. Dengan demikian, anak dapat memperoleh pengetahuan tidak hanya dari buku yang dibacanya atau dari cerita guru di dalam kelas saja melainkan melalui pengalaman langsung dengan melihat, mengamati, mendengar, memegang, meraba dan mencium secaralangsung benda-benda tersebut.

4.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Bahasa
            Menurut Vygotsky (Owens, 1996) Bahasa merupakan faktor penting untuk dikuasai manusia karena perkembangan intelektual seorang anak terkait dengan bahasa. Bahasa membantu anak mengarahkan pikiran, menajamkan ingatan, melakukan kategorisasi, dan mempelajari hal-hal baru sehingga kemampuan berpikir anak semakin meningkat.
            Pada usia empat tahun diharapkan anak sudah dapat menggunakan lebih dari seribu kata dan di usia enam tahun menggunakan 2600 kata dan mampu memahami 20.000 kata (Owens, 1996). Sejak usia satu setengah tahun anak dapat mempelajari sekitar 9 kata baru setiap harinya (Rice dalam Papalia et all., 2004). Kriteria tersebut tidak berlaku mutlak, tetapi dapat digunakan sebagai tolak ukur dalam membantu perkembangan bahasa pada anak.
            Penguasaan kosa kata dan kemampuan berbicara diperoleh dari interaksi anak dengan orang-orang di sekitarnya. Teman sebaya merupakan agen penting bagi anak untuk mengembangkan kemampuan bahasanya yang pada umumya di dapat melalui kegiatan bermain. Bermain bersama-sama  dengan teman akan memberikan kesempatan pada anak untuk berkomunikasi satu sama lain, kosa kata serta pengetahuan baru pun ia peroleh. Selain itu ada permainan yang mempunyai fungsi mengembangkan kemampuan bahasa, antara lain melalui buku cerita, bermain khayal, bermain kata-kata dan masih banyak lagi.
5.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Sosial
            Di usia pra sekolah, anak perlu belajar dengan orang tua atau pengasuhnya. Perpisahan dengan orang tua, atau pengasuhnya tidak akan begitu dirasakan oleh anak bila dilakukan dalam situasi bermain yang menyenangkan hatinya. Sebaliknya, melalui bermain pula, anak akan semakin mahir bersosialisasi dengan orang lain dan teman-teman sebayanya. Bersosialisasi diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk dapat berbaur dengan orang lain, menyesuaikan diri dengan kegiatan dan kebiasaan kelompok, dan dengan segala macam orang yang memiliki karakterisatik unik. Anak pun belajar untuk berbagi dengan sesama teman, menunggu giliran sehingga ia belajar untuk bersabar diri. Kemampuan memecahkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan kehidupan anakpun akan ia temukan. Misalnya bagaimana ia harus mencari upaya agar barang yang menjadi miliknya tidak dirampas begitu saja oleh anak lain dan sebaliknya. Bagaimana aturan permainan harus dibuat agar pertengkaran dapat dihindari. Melalui bermain ia akan belajar berkomunikasi dengan sesama teman, baik dalam hal mengemukakan pikiran, pendapat, perasaannya, maupun memahami apa yang disampaikan oleh teman sehingga hubungan dapat terbina dan anak-anak saling bertukar informasi.
6.      Manfaat Bermain dalam Perkembangan Emosi dan Kepribadian
            Bermain merupakan suatu kegiatan yang sudah ada dengan sendirinya pada setiap anak dan menjadi kebutuhan mereka. Melalui bermain anak dapat melepaskannya ketegangan-ketegangan yang diambiulnya karena banyaknya larangan yang harus ia hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus ia dapat memenuhi kebutuhan dan dorongan dari dalam diri yang tidak mungkin terpuaskan dalam kehidupan nyata sehingga setidaknya akan membuat anak merasa lega serta rileks.
            Dari kegiatan bermain bersama teman maka ia dapat menilai dirinya sendiri. Apa yang menjadi kelebihannya sehingga dapat membantu pembentukan konsep diri yang positif, yaitu mempunyai rasa percaya diri dan harga diri. Anak akan belajar bagaimana harus bersikap dan bertingkah laku agar dapat bekerja sama dengan orang lain, bersikap jujur, murah hati, tulus dan sebagainya.
            Menurut Papalia et al, secara garis besar kegiatan bermain pada anak usia 4 – 6 tahun dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu bermain fungsional, bermain konstruktif dan bermain khayal. Pengelompokkan ini didasarkan atas kompleksitas perkembangan kognitif seseorang.
a.       Bermain fungsional
                        Bermain fungsional sudah dimulai pada usia bayi dan merupakan bentuk bermain yang paling sederhana bila ditinjau dari tingkat perkembangan kognitif Piaget (tahap sensorimotor), yang dimaksud dengan bermain fungsional adalah kegiatan bermain yang ditandai dengan gerakan otot(mascular) yang berulang-ulang. Menurut Jonhson et.al.(1999) kegiatan bermain semacam ini disebut sebagai motor play karena membutuhkan keterampilan motor atau fisik untuk melakukannya misalnya menggelindingkan atau memantulkan bola ke lantai. Setelah keterampilan motorik kasar anak bertambah baik maka anak-anak usia pra sekolah akan melakukan gerakan berlari-larian, melompat, meloncat, melempar, menendang, memanjat, meniti, berdiri di atas satu kaki atau melompat dengan satu kaki, mengendarai sepeda roda dua, dan sebagainya. Selain aktivitas yang membutuhkan otot kasar (motorik kasar), anak-anak pun akan mengembangkan kemampuan halusnya (motorik halus).
                        Berdasarkan pengertian bermain fungsional maka aktivitas bermain ini akan menambah kekuatan fisik, otot tubuh dan keterampilan motorik kasar. Secara tidak lansung kegiatan ini akan berdampak pada perkembangan kepribadian anak. Karena anak merasa mampu melakukan berbagai macam gerakan, ia menjadi lebih percaya diri dan tidak canggung-canggung untuk melibatkan diri dalam kegiatan bermain bersama dengan teman sebaya. Bermain fungsional merupakan dasar dari kemampuan berolahraga yang bisa ditekuni anak di kemudian hari.
b.       Bermain konstruktif
                        Ditinjau dari kompleksitas perkembangan kognitif, bermain konstruktif adalah kegiatan bermain yang lebih kompleks dibandingkan bermain fungsional (Papalia. et.al., 2004). Bermain konstruktif adalah kegiatan bermain yang menggunakn objek atau bahan tertentu untuk membentuk sesuatu misalnya, membangun rumah-rumahan dari balok-balok atau kardus bekas, menggambar, melukis, membentuk lilin mainan ataupun play dough, dan sebagainya. Menurut Jonhson (Papalia et.al., 2004) anak usia 4 tahun yang berada di TK ataupun tempat penitipan anak menghabiskan lebih dari separuh waktunya untuk melakukan kegiatan semacam ini dan kegiatannya semakin terelaborasi pada anak usia 5 – 6 tahun.
                        Kegiatan bermain konstruktif merangsang kreativitas serta imajinasi anak, ia harus dapat membayangkan bentuk yang akan dibuat, cita rasa seni pun dibutuhkan sehingga hasilnya enak dilihat. Keterampilan motorik halus pun akan terasah melalui aktiviytas ini. Ketekunan serta konsentrasi juga diperlukan sehingga kegiatan bermain konstruktif sangat sarat dengan berbagi manfaat. Mengingat kemampuan anak berkembang secara bertahap, tidaklah mengherankan bila hasil karyanya terlihat belum indah di mata orang dewasa. Yang penting anak mau mencoba dan menikmati kegiatan bermain konstruktif. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan jenis ini, yaitu sebagai berikut :
1).   Anak perlu diberi kesempatan untuk mau melakukannya. Mengingat setiap anak adalah unit maka sangat besar kemungkinannya ada anak yang kurang menyukai kegiatan bermain konstruktif. Maka tugas orang dewasalah untuk dengan sabar membujuk dan menggiring anak agar mau melakukannya.
2).   Mengingat perkembangan kognitif anak berada pada tahap praoperasional dengan ciri egosentris maka sangat dimungkinkan hasil karya anak bila ditinjau dari bentuknya tidak atau kurang sesuai dengan tema yang ia sebutkan. Misalnya bangunan yang dibentuk ari balok-balok disebut oleh anak sebagi roket, padahal bentuknya sama sekali tidak sesuai. Gambar mobil yang sudah dibuatnya dengan susah payah tiba-tiba dicoret-coret dengan warna hitam dengan alasan “mobilnya terbakar”. Kondisi ini harus ditanggapi secara positif dan anak tidak patut dipersalahkan. Orang dewasa harus melihanya dari kaca mata anak. Yang penting anak menikmati kegiatannya dan merasa puas serta bahagia karena jerih payahnya dihargai oleh orang lain.
3).   Ada anak yang unggul dalam jenis kegiatan bermain yang satu tetapi kurang unggul dalam kegiatan bermain jenis lainnya.
c.   Anak bereksperimen dengan benda-benda yang diperlakukan secara destruktif, yaitu melempar, memecahkan, menendang, menyobek-nyobek, atau membanting sesuatu. Suara dari sesuatu yang runtuh, roboh, jatuh, pecah, dan sebagainya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Ia akan menyusun suatu menara dan merobuhkannya kembali. Ia dapat merusak sesuatu karena ingin tahu bagaimana sesuatu bekerja. Kadang-kadang anak merusak sesuatu tanpa niat untuk merusaknya. Misalnya menggunting rambut boneka, karena ia sendiri bari saja dipotong rambutnya. Tentu saja permaina destruktif ini tidak selalu bisa ditolerir orang dewasa, namun orang tua sebaiknya berusaha memahami tingkah laku anak.
d.      Bermain kreatif
                        Bermain kreatif dapat mengikuti tahap bersksperimen dengan material untuk membuat benda-benda. Dalam bermain kreatif, anak menggunakn imajinasinya, pikirannya, dan pertimbangannya untuk mencipta sesuatu, atau membuat kombinasi-kombinasi baru dari komponen-komponen alat permainan (misalnya pada permainan lego atau Lasy) atau menggunakan bahan-bahan yang tidak terpakai lagi (daur ulang) dengan material yang tersedia, ia menggambar, melukis, membuat pola-pola sebagi ungkapan perasaannya. Apa yang diciptakan seorang anak mungkin tidak jelas bagi orang dewasa; hanya anak dapat menjelaskannya sendiri.

B. Bermain dan belajar kreatif
            Dalam proses belajar kreatif digunakan baik proses berpikir divergen (proses berpikir yang menghasilkan banyak ide-ide pemecahan masalah) maupun proses berpikir kovergen (proses berpikir mencari jawaban tunggal yang paling tepat).
            Pendidikan formal sampai saat ini terutama melatih berpikir konvergen, sehingga kebanyakan anak terhambat dan tidak mampu menghadapi masalah-masalah yang menuntut imajinasi, pemikiran, dan pemecaham masalah secara kreatif. Betapa pun pentingya belajar awal pada usia prasekolah, bermain kreatif juga tak kurang maknanya.Sedangkan bermain dan berimajinasi dianggap kurang penting. Padahal bermain dapat memberikan anak perasaan dan pengalaman positif akan keberhasilan dan prestasi. Kesempatan bermain kreatif sangat berarti dalam memungkinkan perkembangan imajinasi dan pemecahan masalah.Bermain kreatif mempunyai bebrapa fungsi yang berguna dalam hidup anak.

C. Bagaimana menyediakan fasilitas yang tepat untuk bermain
            Hal ini meliputi pokok-pokok sebagai berikut :
1.      Situasi sosial: kesempatan untuk belajar dari anak-anak lain dengan berbagi pengalaman dengan mereka.
2.      Bahan permainan: mencakup bahan-bahan alamiah (pasir, air, tanah liat dan sebagainya), balok-balok dan alat permainan konstruktif, alat-alat musik,alat-alat rumah tangga, alat-alat permainan yang besar, seperti ayunan atau luncuran.
3.      Obyek-obyek yang merangsang alat-alat indra: penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pencecapan.
4.      Media cetak dan elektronik: buku, peta, ensiklopedia, kaset, film, alat pemotret, dan sebagainya.


BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
            Bermain merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh baik fisik, intelektual, sosial moral dan emosioanl. Bermain mempunyai manfaat besar bagi perkembangan anak, diantaranya dalam perkembangan fisik, perkembangan motorik, perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, perkembangan sosial, perkembangan emosi dan kepribadian. Agar terciptanya bermain dan belajar kreatif tentunya peran oran tua sangat berpengaruh selain peran guru. Disamping itu para guru atau orang tua perlu menyediakan fasilitas yang tepatuntuk bermain diantaranya dengan memperhatikan beberapa pokok yaitu: situasi sosial, bahan permainan, obyek-obyek yang merangsang alat indra, media cetak dan elektronik, suasana dan iklim.
B. Saran
            Beberapa saran yang dapat diberikan :
1.      Orang tua perlu diberi informasi tentang pentinya bermain dan makna alat permainan.
2.      Orang tua perlu mengetahui pilihan alat permainan yang tepat dan sesuai dengan umur anak.
3.      Orang tua dapat dilibatkan dalam pembuatan atau produksi alat permainan yang edukatif dan kreatif.






DAFTAR PUSTAKA
Djumali,dkk.2008.Permaianan tradisisonal:FKIP.UMS
SNP(STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN)